Desainer otomotif dari Korea Selatan memainkan peran yang semakin penting dalam pengembangan mobil balap Formula E, dengan fokus khusus pada desain aerodinamis fungsional. Kontribusi mereka melampaui estetika, menekankan pada rekayasa aliran udara untuk meningkatkan efisiensi, kecepatan, dan manajemen energi dalam lingkungan balap listrik yang menantang.
Formula E, sebagai ajang balap mobil listrik, sangat menekankan efisiensi energi dan aerodinamika yang cerdas untuk mengoptimalkan jangkauan baterai dan performa. Desainer Korea membawa pendekatan yang menggabungkan estetika futuristik dengan solusi rekayasa yang sangat praktis dan ringan.
Mereka berinovasi pada bodywork mobil, menggunakan simulasi komputer canggih dan terowongan angin untuk menciptakan bentuk yang meminimalkan hambatan udara (drag) sambil memaksimalkan daya tekan (downforce). Tujuan utamanya adalah memastikan bahwa mobil dapat menyelesaikan balapan tanpa kehabisan daya.
Keterlibatan desainer Korea dalam Formula E juga berfungsi sebagai sarana untuk mengembangkan dan menguji teknologi baru yang dapat diterapkan pada kendaraan listrik komersial di masa depan, seperti manajemen termal baterai dan sistem pengereman regeneratif.
Peran penting desainer Korea dalam Formula E menunjukkan kemampuan rekayasa dan desain Asia dalam membentuk masa depan motorsport listrik. Mereka membuktikan bahwa desain yang menawan dan fungsional adalah kunci keberhasilan di lingkungan balap yang sangat kompetitif dan sadar energi.

